Monday, May 29, 2017

Untuk kekasih....

Duhai Calon ''Makmum''ku,

Apa kabar engkau disana?
siapapun engkau.......
Semoga Allah senantiasa memberikan kesehatan kepadamu,
dan semoga kekuatan Iman&Takwa selalu melekat di dalam hatimu,

Calon "makmum"ku….

Aku tau ALLAH menunda waktu kita tuk bersama..
ALLAH hanya memberi jeda tuk kita bisa mempersiapkan segalanya saat tiba kita bersama nanti..

Bersama dalam satu atap dalam satu hati…
Mengertilah calon makmumku..
Aku mencintaimu
Aku membutuhkanmu…
Mungkin aku tak dapat menyampaikan rasa cinta ini kepadamu secara langsung saat ini…
Namun aku prcaya ALLAH akn mencintaimu slalu dalam setiap rinai waktu yang kau jalani….

Duhai Calon ''Makmum''ku,

Jika memang kita berjodoh,Allah pasti akan memberikan cinta di dalam hati kita,di dalam hatiku dan di dalam hatimu,
& jika memang kita tidak berjodoh,Allah pasti sedang merencanakan yg terbaik untuk kita,
karena hati ini begitu mudah untuk dibolak-balikkan,

ku serahkan rasa yg tiada sanggup dijadikan halal itu kepada Maha Yang Maha Memberi dan Memilikinya,
biarkan Dia yang mengatur semuanya hingga keindahan itu datang pada waktunya,
karena ku ingin menjaga cintaku hanya untuk yang halal,

Calon "makmum"ku…

Aku tak menuntut banyak darimu…
Aku tak memaksamu tuk membalas cintku skrg..
Semua itu kuyakin akan tumbuh perlahan dalam hati tulusmu…
Akan mekar layaknya bunga namun tetap terjaga,
dan takkan layu oleh panas matahari maupun oleh hujan yang setiap saat menerpa….

Calon "makmum"ku….

Mungkin kau tak mencintaiku dengan hatimu saat ini..
Tapi janganlah kau pudarkan cintamu pada-NYA yang begitu mencintaimu..
Yang memberikan nafas kehidupan,
yang memberikan sempat padam tuk dapat berkarya yang menjadikan itu ibadahmu….

Calon "makmum"ku….

Aku terus menanti saat itu…
Terus menanti saat kita bersanding dan mengucap janji suci walimatul’ursy..
Janji suci yang lekat dengan tanggung jawab kepada ALLAH SWT..
Saat kau merangkulku erat…
Menuntunku menuju amanah ALLAH tuk mendampingmu…
Menuntunku tuk selalu mencari surgaku melalui dirimu…

Calon "makmum"ku…..

Hati ini akan selalu untukmu…
Akan selalu kujaga untukmu..
Kumohon jangan kau nodai ketulusan ini dengan sesuatu yang bisa kau buat sebagai alasan…
Jangan kau hakimi hatiku dengan perasaan yang tak pasti….

Calon "makmum"ku…..

Mungkin saat kau baca ini, hatimu tak terketuk sama sekali…
Mungkin kau menganggapku berlebihan dengan apa yang kurasakan…
Sekali lagi maafkan aku calon makmumku…
Ini hanya ungkapan hati yang aku miliki saat ini..
Karena aku tak dapat berbicara langsung denganmu..

Bagaimanapun itu,Aku hanya berharap…
ALLAH senantiasa melindungmu..
Senantiasa memelukmu..
memudahkan langkahmu..
Dan ALLAH akan membawamu padaku,
saat kau telah siap menerimaku dengan apa adanya aku…
Semoga ALLAH membuka jalan kemudahan itu calon makmumku..

Jaga diri baik-baik calon Makmumku..
Aku merindukanmu…
Akan kujaga baik" hati dan diriku, hingga takdir mempertemukan kita kelak..

Jadilah " BINTANG" halal buatku

"aku belum tentu menikahi dengan orang yang aku cintai,tapi aku akan mencintai siapapun yang menikah denganku karena dia adalah kekasih dunia akhirat"

Ya Allah......
Bila Hamba menjadi pasangan seseorang
Izinkanlah diri hamba menjadi pelindung baginya
izinkanlah wajah hamba menjadi kesenangan baginya
izinkanlah mata hamba menjadi keteduhan baginya
izinkanlah pundak hamba menjadi tempat melepas keresahan baginya
izinkanlah setiap perkataan hamba menjadi kesejukan baginya

Ya Allah......
Izinkanlah setiap pelukan menjadi jalan untuk lebih mendekat kepadaMu
izinkanlah setiap sentuhan menjadi perekat cinta kepadaMu
izinkanlah setiap pertemuan menjadikan kami bersyukur 
kepadaMu

Aamiin Ya Rabbal 'Alamin...

Bunga-bunga cinta indah bersemi
diantara harap pinta padaNya
Ya Allah tautkanlah cinta di hati
berpadu indah dalam mihrab cinta

source

Share:

Saturday, March 25, 2017

Nggih, tresno...........

Betul kata ibuku
cinta itu penuh pengorbanan

Betul kata nenekku
cinta itu berat di ongkos

Biar habis gajiku sebulan
demi kamu kurela berkorban
ku tak perduli
walau besok ngutang lagi

Malem minggu pertama aku apel ke rumahmu
dengan penuh harapan dapat bercanda ria denganmu
bila kita sedang berduaan
lagi asyik tak peduli hansip
seakan dunia milik kita berdua

Nyamuk-nyamuk nakal
tak perduli menggigitku
Tikus-tikus liar
tak peduli mengintipku
Petugas SISKAMLING
tak perduli menangkapku

Kalau cinta sudah melekat..
TAI KUCING rasa coklat

Share: